Bagaimana Pendapat Para Ahli mengenai Penyebab Bau Kaki?

Bagaimana-Pendapat-Para-Ahli-mengenai-Penyebab-Bau-Kaki

Penyebab bau kaki dan cara menghilangkannya masih menjadi bahan kajian hingga hari ini. Pasalnya, adanya bau kaki bisa mengurangi rasa percaya diri dan menjadi indikasi dari penyakit tertentu. Secara umum, adanya bau kaki dikarenakan peningkatan suhu pada bagian kaki. Namun, bagaimana sih pendapat dari para ahli di dunia mengenai bau kaki? 

Bau Kaki menurut Joy Rowland 

Sebagai salah satu pakar di bidang penyakit kaki, Joy Rowland punya pendapat sendiri. ia mengemukakan, bahwa bau kaki itu disebabkan oleh bakteri, serangga kecil, serta jamur. Soalnya binatang-binatang tersebut sangat suka dengan suhu panas, ruangan gelap, serta udara yang lembap. Termasuk apa yang sering terjadi pada ruangan di dalam sepatu. 

Ia menganjurkan untuk siapa pun yang punya kendala tersebut untuk sering-sering merendam kaki ke dalam campuran cuka dan air. Bisa pula dengan menggunakan larutan garam. Lakukan perendaman kaki kurang lebih selama 10 hingga 20 menit saja. Kemudian untuk campuran cuka, cukup gunakan komposisi dua bagian air dibanding satu bagian cuka di bak. 

Ia juga menganjurkan agar kaki tetap kering sebelum mengenakan sepatu. Terutama setelah beraktivitas yang berkaitan dengan air seperti berenang, mandi, ataupun berendam. Ini sangat penting. Lalu gunakan pula kaus kaki berbahan dari serat katun atau bahan alami lainnya karena bisa menetralisir bau dalam ruangan. Biarpun sesempit yang ada di dalam sepatu. 

Pendapat Alex Kor 

Hampir sama dengan Joy Rowland, ahli penyakit kaki ini juga fokus pada “kelembapan”. Ia mengungkapkan, bahwa akar dari masalah atau penyebab bau kaki adalah kelembapan. “Kita harus pakai sesuatu untuk mengatasi kelembapan,” katanya. Salah satu caranya dengan rajin mengganti kaus kaki jika didapati kaus sebelumnya sudah dalam keadaan lembap. 

Menurut Alex Kor, kaus kaki yang berbahan dari wol merino cukup bagus untuk mengentaskan kelembapan di dalam sepatu. Selain masalah kaus kaki, ada baiknya pula untuk menggunakan sepatu yang berbeda dari hari ke hari. Sebab sepatu yang sama juga bisa mengundang udara lembap serta bakteri tertentu penyebab kaki jadi bau. 

Bau Kaki menurut Lorraine Jones 

Menurut Lorraine Jones, bau kaki lebih banyak ditimbulkan oleh pemakaian sepatu yang sama di setiap kesempatan. Saat kaki terbungkus oleh sepatu, udara di dalamnya bergerak secara statis. Sirkulasinya juga terbatas karena ruangan sempit yang diciptakan. Terutama jika sepatu tersebut masuk kategori sepatu kulit dengan pori-pori yang sangat rapat. 

Di tempat itulah bakteri-bakteri bisa berkembang biak dengan cepatnya. Kata Jones, bakteri itu sangat menyukai atau senang berkumpul di tempat yang gelap, lembap, sekaligus hangat. Begitu berkumpul, mereka bisa mengeluarkan semacam gas berbau menyengat. Gas itulah yang membuat kaki jadi beraroma tidak sedap. 

Bakteri apa saja sih yang dimaksud? Jones mengungkapkan, bahwa ada 3 jenis bakteri pada kaki. Mulai dari methanethiol, isovaleric acid, dan propanoic acid. Bakteri yang pertama mampu membuat kaki jadi bau sebusuk belerang atau keju. Mengapa? Sebab bakteri jenis methanethiol mengonsumsi makanan dari kulit mati yang ada pada sepatu. 

Kemudian isovaleric acid. Bakteri ini mampu membuat kaki jadi bau seperti keju serta cuka yang tengik. Sedangkan untuk jenis bakteri ketiga, bau yang ditimbulkan serupa dengan asam serta kecut. Mirip dengan bau ketiak ketika baru saja menghabiskan waktu untuk lari pagi di akhir pekan. 

Secara garis besar, penyebab bau kaki berasal dari bakteri, jamur, serta udara yang lembap. Fokus pada tiga hal itu saja. Kemudian lakukan cara-cara atau arahan sesuai pendapat dari para ahli di atas. Memang tidak instan sih. Tapi jika dilakukan dengan cermat dan disiplin, bukan tidak mungkin bau pada kaki bisa hilang dalam waktu yang singkat.

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Pendapat Para Ahli mengenai Penyebab Bau Kaki?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel